Realita di balik layar pembuatan Marvel’s Spider-Man 2 seringkali jauh berbeda dari hasil akhir yang mulus di layar. Aktris pengisi suara dan pemeran Erica Lindbeck motion capture, yang menghidupkan karakter Felicia Hardy alias Black Cat, baru-baru ini membagikan pengalaman fisiknya yang menantang selama sesi motion capture (mocap) game tersebut. Dalam sebuah wawancara mendalam di GameRant’s Character Select with Naomi Kyle, Lindbeck mengungkapkan rintangan fisik yang harus ia hadapi untuk menghadirkan pencuri ulung tersebut ke dalam dunia virtual.

Perjuangan Tangan Kiri
Salah satu fakta paling mengejutkan yang terungkap dari percakapan tersebut adalah bagaimana logistik dasar pengembangan game dapat menciptakan kesulitan bagi para pemeran. Lindbeck, yang secara alami adalah pengguna tangan kiri (southpaw), menemukan dirinya berkonflik dengan mentalitas industri yang seringkali mengedepankan “tangan kanan lebih dulu”. Ini menjadi sangat jelas selama adegan berisiko tinggi dalam sekuel game Marvel’s Spider-Man 2.
“Saya punya keluhan dengan komunitas mocap dan ini dia,” canda Lindbeck, memulai ceritanya. “Mereka memblokir semuanya ke arah kanan untuk orang yang bertangan kanan, padahal saya kidal. Jadi, cobalah memegang salah satu senjata properti yang besar dan berat itu, tapi bukan dengan tangan dominan Anda. Itu berantakan. Saya sangat marah.”
Kesenjangan fisik ini tidak hanya terbatas pada penggunaan senjata api. Hal tersebut juga meluas ke elemen-elemen game yang lebih mistis. Selama urutan di mana Black Cat mencuri artefak magis tertentu, pemblokiran teknis memaksa Lindbeck ke posisi yang canggung saat sesi Spider-Man 2 mocap. Ia harus memegang properti berat tersebut dengan tangan yang tidak dominan.
“Saya ingat seperti saya memegang artefak Dr. Strange dengan tangan kanan saya… Saya tidak ambidextrous. Itu berat… dan saya kesal karena itu adalah lengan saya yang lebih lemah,” jelas Lindbeck mengenai tantangannya selama proses pengambilan gerak.
Efek “Mie Spageti”

Karena kamera motion capture menangkap setiap getaran dan gerakan halus, perjuangan Lindbeck dengan properti berat itu sebenarnya diabadikan dalam kode game. Ia menunjukkan bahwa jika pemain melihat lebih dekat pada cutscene, mereka mungkin dapat melihat efek fisik yang ditimbulkan oleh pemblokiran tangan kanan pada penampilannya.
“Anda hampir bisa melihatnya dalam mocap. Anda bisa melihat saat dia mengguncangnya, dia seperti, ‘Ugh, lenganmu seperti mie spageti.’ Saya seperti, itu salahmu. Oke. Pertimbangkan saya,” kata Lindbeck, menyoroti bagaimana realitas Erica Lindbeck motion capture tercermin langsung pada karakter.
Meskipun lengan “mie spageti” dan frustrasi karena pemblokiran tangan yang tidak dominan, Lindbeck mencatat bahwa tantangan adalah bagian dari daya tariknya. Berbeda dengan isolasi di dalam studio rekaman, panggung mocap memungkinkan tingkat interaksi yang mengeluarkan yang terbaik dari karyanya untuk Black Cat Spider-Man 2.
Kisah Lain Erica Lindbeck: Tak Pernah Audisi untuk Futaba

Selain perannya sebagai Black Cat, Erica Lindbeck juga dikenal luas karena kontribusinya dalam game lain. Sebuah artikel terkait mengungkapkan bahwa bintang Futaba dari Persona 5, Erica Lindbeck, tidak pernah mengikuti audisi untuk peran tersebut. Lindbeck mengungkapkan bahwa ia hanya mendapatkan peran tersebut melalui proses casting langsung tanpa audisi formal, yang terkadang memicu sindrom imposter pada dirinya. Hal ini menyoroti dampak abadi Persona 5 bahkan satu dekade setelah perilisannya.
Rekaman Studio vs. Panggung Mocap
Ketika Naomi Kyle menanyakan Lindbeck untuk memilih antara rekaman tradisional di dalam booth atau panggung mocap yang lebih menuntut secara fisik, aktris tersebut tidak ragu. Baginya, kesulitan justru menjadi daya tarik yang kuat.
“Mocap karena itu lebih menantang bagi saya. Itu banyak,” jelasnya. “Ketika Anda terbiasa berada di booth, apa pun yang lebih sering Anda lakukan, hal lainnya sedikit lebih sulit. Jadi, Anda tahu, saya ingin merangkul apa yang saya takuti.”
Jelas bahwa kehidupan seorang pencuri ulung kelas dunia seperti Black Cat tidak hanya tentang kostum ramping dan celetukan cerdas. Terkadang, itu hanya seorang aktris kidal yang mencoba memegang properti “magis” yang berat tanpa lengannya menyerah, sebuah gambaran nyata dari dedikasi di balik setiap detail Spider-Man 2 mocap.
